PUBLIKASI NASIONAL || Bogor – Dewan Pimpinan Cabang Forum Pimpinan Redaksi Nasional (DPC FPRN) Kabupaten Bogor sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) tahunan pada Sabtu–Minggu, 29–30 November, di Villa Bata Merah, Cisarua, Puncak.
Raker yang berlangsung selama dua hari ini menjadi momentum penting konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran FPRN di tengah tantangan dunia jurnalistik dan kehumasan modern, khususnya di era digital.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus dan anggota DPC FPRN Kabupaten Bogor serta perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FPRN. Fokus utama raker meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan kolaborasi internal, serta optimalisasi portal media FPRN.
Sekjen DPP FPRN Tekankan Profesionalisme Media
Raker dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal DPP FPRN, Endang Ruhiyat, yang hadir langsung memberikan arahan dan motivasi. Dalam sambutannya, Endang menegaskan bahwa media massa memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi, kontrol sosial, dan mitra berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, derasnya arus informasi di era digital menuntut wartawan untuk bekerja secara profesional, berintegritas, serta menjunjung tinggi prinsip akurasi dan keberimbangan.
“FPRN harus menjadi contoh media yang profesional dan beretika. Wartawan bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga mendidik masyarakat melalui informasi yang benar dan bertanggung jawab,” tegas Endang.
Ia juga mendorong seluruh anggota FPRN agar adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pengelolaan media digital, optimasi SEO, dan pemanfaatan platform online untuk menjangkau pembaca yang lebih luas.
Ketua DPC: 2025 Tahun Akselerasi Kinerja
Ketua DPC FPRN Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa Raker ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat organisasi di tingkat daerah. Ia menegaskan komitmen menjadikan tahun 2025 sebagai tahun akselerasi kinerja dan peningkatan kualitas pemberitaan.
“Seluruh anggota harus membawa identitas profesionalisme dalam setiap liputan. Raker ini menjadi ruang evaluasi dan penyusunan strategi agar FPRN Kabupaten Bogor semakin berkualitas dan dipercaya publik,” ujarnya.
Ia menambahkan, program kerja ke depan akan difokuskan pada pelatihan dan workshop jurnalistik, pengembangan portal media FPRN, penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah dan lembaga masyarakat, serta pembentukan unit kerja yang responsif terhadap kebutuhan informasi publik.
Penguatan Organisasi dan Evaluasi Program
Raker juga dihadiri Ketua Harian DPC FPRN Kabupaten Bogor, Dedi HB, yang menekankan pentingnya manajemen organisasi yang tertata dan terukur.
“Organisasi tidak cukup hanya mengandalkan semangat, tetapi juga sistem. Setiap struktur harus bekerja sesuai fungsinya dan saling mendukung,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi memaparkan evaluasi program kerja sebelumnya serta mengusulkan penguatan tim redaksi, pembentukan desk pemberitaan wilayah Bogor Raya, dan penyusunan standar operasional peliputan.
Ditutup Pelatihan Optimasi Portal Media
Seluruh anggota aktif mengikuti diskusi, evaluasi tahunan, dan penyusunan rencana kerja 2025. Suasana raker berlangsung dinamis dan demokratis, dengan berbagai masukan dan ide konstruktif dari peserta.
Menjelang penutupan, kegiatan diakhiri dengan pelatihan optimasi portal media. Materi yang diberikan antara lain teknik penulisan berita yang menarik dan SEO-friendly, pemanfaatan kata kunci, strategi publikasi konten, serta analisis data statistik portal media.
Pelatihan ini dinilai sangat bermanfaat karena memberikan bekal praktis yang dapat langsung diterapkan dalam aktivitas jurnalistik sehari-hari.
Raker ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustad Maman. Kegiatan ini menegaskan kesiapan DPC FPRN Kabupaten Bogor dalam menghadapi tantangan jurnalistik modern serta memperkuat perannya sebagai organisasi pers yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing. (man)









